Skip to content
  • Beranda
  • Produk
    • Data Manajemen
    • Platform Penyimpanan
    • Sistem Integrasi
  • Blog
placeholder-661-1-1.png
  • Beranda
  • Produk
    • Data Manajemen
    • Platform Penyimpanan
    • Sistem Integrasi
  • Blog
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami

Month: December 2025

December 31, 2025December 31, 2025

AI Mengubah Data Center – Sudah Saatnya Kita Memikirkan Ulang Storage?

Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kini tidak hanya mengubah industri, tetapi juga mengubah “jantung” dunia IT: data center. Pertumbuhan penggunaan AI yang sangat cepat membuat konsumsi listrik meningkat drastis, sistem pendingin kewalahan, dan memaksa perusahaan untuk meninjau ulang cara mereka menyimpan serta memindahkan data. Dalam kondisi ini, flash storage mulai menonjol karena mampu memberikan performa tinggi, efisiensi energi, dan skalabilitas yang dibutuhkan AI. Meski begitu, storage berbasis disk (HDD) masih memiliki peran penting, terutama untuk kebutuhan arsip atau penyimpanan data berbiaya rendah. Jadi, ini bukan soal mengganti semuanya secara mendadak, melainkan menemukan kombinasi yang tepat sesuai kebutuhan masing-masing organisasi. Pertanyaan pentingnya adalah: kapan kita harus mulai menyesuaikan strategi storage untuk AI, dan bagaimana langkah terbaiknya? Lonjakan Energi AI: Titik Balik Infrastruktur Beban kerja AI memang terkenal “rakus energi”. Semakin besar dan kompleks model AI, semakin besar pula daya listrik yang dibutuhkan. Menurut International Energy Agency, konsumsi listrik data center global bisa lebih dari dua kali lipat pada tahun 2030, dan AI menjadi penyebab utamanya. Bahkan, ada prediksi bahwa data center bisa mengonsumsi lebih dari 1.000 terawatt-jam per tahun, lebih besar dari total konsumsi listrik tahunan Jepang saat ini. Masalahnya bukan hanya soal kapasitas, tetapi juga keberlanjutan lingkungan. Kepadatan daya rak data center kini bisa 5–10 kali lebih tinggi dibanding aplikasi tradisional, bahkan melebihi 100 kW per rak. GPU modern pun bisa mengonsumsi hingga 1.500 watt per unit. Infrastruktur lama jelas tidak dirancang untuk kondisi ekstrem ini. Storage: Kontributor “Diam-Diam” Krisis Energi Selama ini, komputasi sering menjadi sorotan utama. Padahal, storage juga menyumbang konsumsi energi yang besar di data center. Banyak organisasi masih menggunakan hard disk drive (HDD) yang kurang efisien untuk standar kebutuhan AI saat ini. Sebagai perbandingan, NVMe SSD (flash storage) menawarkan keunggulan besar: Daya saat idle: HDD 5–10 watt, SSD hanya 0,2–0,8 watt Performa per watt: SSD bisa memberikan hingga 50 kali IOPS per watt Kepadatan: Kapasitas besar dalam ruang kecil, sehingga mengurangi kebutuhan daya dan pendinginan Dalam satu pengujian, 1 rak SSD mampu menggantikan 23 rak HDD, dengan performa baca 54 kali lebih tinggi dan konsumsi daya jauh lebih rendah. Ini bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga soal keberlanjutan. Pendinginan: Dari Opsional Menjadi Wajib Panas yang dihasilkan infrastruktur AI membuat liquid cooling (pendinginan cair) menjadi kebutuhan utama, bukan lagi eksperimen. Dibandingkan pendinginan udara, liquid cooling lebih efektif dalam menangani kepadatan panas tinggi. Teknologi ini bisa: Mengurangi konsumsi daya fasilitas hingga hampir 20% Menurunkan total konsumsi daya data center lebih dari 10% Dengan chip yang kini mengonsumsi lebih dari 500 watt, pendinginan cair menjadi solusi penting agar data center tetap efisien dan ramah lingkungan. Keandalan dan Total Biaya Kepemilikan (TCO) Efisiensi energi saja tidak cukup. Keandalan storage juga memengaruhi total biaya kepemilikan (Total Cost of Ownership/TCO): HDD memiliki tingkat kegagalan tahunan sekitar 1,4% NVMe SSD cenderung mengalami “fail-slow” dan jarang rusak total Dampak operasional: SSD mengurangi downtime, biaya perawatan, serta tenaga kerja Dengan kata lain, SSD bukan hanya menghemat listrik, tetapi juga mengurangi biaya operasional jangka panjang. Mendukung ESG dan Kesiapan AI Peralihan ke flash storage juga mendukung tujuan strategis perusahaan: Keberlanjutan (Sustainability): Konsumsi daya lebih rendah dan e-waste lebih sedikit Performa AI: Latensi rendah dan kecepatan tinggi untuk pipeline AI Pengelolaan energi: Daya yang dihemat dari storage bisa dialihkan ke komputasi Manfaat teknis ini sekaligus membantu perusahaan mencapai target ESG (Environmental, Social, Governance). Apakah HDD Sudah Saatnya Ditinggalkan? Setiap organisasi punya kebutuhan berbeda. HDD masih unggul dalam biaya per TB untuk cold storage, tetapi ketidakefisienannya semakin sulit dipertahankan di lingkungan berbasis AI. Dengan keunggulan performa per watt hingga 5.000%, flash storage menjadi pilihan logis untuk mempercepat transformasi, terutama bagi perusahaan yang serius mengadopsi AI. Menuju Data Center Masa Depan AI tidak hanya mengubah apa yang dilakukan data center, tetapi juga apa yang harus menjadi data center itu sendiri. Data center masa depan harus lebih ramping, cerdas, dan hijau. Berpindah ke flash storage bukan sekadar upgrade performa, melainkan langkah strategis menuju infrastruktur yang siap AI dan berkelanjutan. Ini adalah perjalanan menuju ekosistem digital di mana performa dan keberlanjutan berjalan seiring. Setiap perjalanan memang berbeda, tetapi satu hal pasti: fondasi data yang modern dan efisien adalah kunci membuka potensi AI sepenuhnya. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan hitachivantara indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi hitachivantara.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
December 31, 2025December 31, 2025

Replatform Lebih Cepat: OpenShift + VSP One Storage Offload

Proses memindahkan mesin virtual (Virtual Machine/VM) dari platform virtualisasi lama ke platform modern seperti Red Hat OpenShift sering kali masih menghadapi kendala besar. Salah satu masalah utamanya adalah proses pemindahan data yang masih mengandalkan jaringan IP tradisional. Cara ini memakan waktu lama, membebani jaringan, menggunakan banyak sumber daya CPU, dan memperpanjang waktu downtime. Bagi perusahaan yang menjalankan sistem produksi, setiap menit downtime berarti biaya, risiko gangguan operasional, dan potensi penurunan pengalaman pelanggan. Karena itu, proses replatforming (pindah platform) harus cepat, aman, dan minim gangguan. Di sinilah Red Hat OpenShift Virtualization Migration Toolkit (MTV) versi 2.9 membawa perubahan besar, terutama dengan fitur baru bernama direct storage offload data movement. Masalah Lama dalam Migrasi VM Selama bertahun-tahun, migrasi VM bergantung pada transfer data berbasis IP. Metode ini memang stabil, tetapi memiliki banyak keterbatasan: Data berukuran besar (hingga terabyte atau petabyte) harus melewati jaringan Prosesnya lambat dan rawan bottleneck CPU dan memori server menjadi terbebani Waktu migrasi bisa berlangsung berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu Untuk perusahaan yang ingin memodernisasi infrastruktur tanpa menghentikan bisnis, pendekatan ini jelas tidak ideal. Solusi Baru: Storage Offload di MTV 2.9 Dengan MTV 2.9, Red Hat memperkenalkan pendekatan baru: pemindahan data langsung melalui storage, tanpa melewati jaringan IP dan host compute. Melalui kerja sama strategis antara Hitachi Vantara dan Red Hat, teknologi storage offload kini tersedia dalam tahap technology preview. Solusi ini memungkinkan data VM dipindahkan langsung di dalam sistem storage (SAN), bukan melalui server dan jaringan. Hasilnya sangat signifikan: Proses migrasi bisa 10 kali lebih cepat Migrasi yang biasanya memakan waktu satu bulan bisa selesai dalam 3 hari Dampak ke sistem produksi jauh lebih kecil Mengapa Ini Sangat Penting? Saat perusahaan melakukan replatforming, yang dipindahkan bukan sistem uji coba, tetapi beban kerja produksi. Artinya, kecepatan dan stabilitas menjadi faktor krusial. Dengan storage offload: Data tidak perlu melewati jaringan CPU dan memori server tetap tersedia untuk aplikasi penting Risiko gangguan layanan menjadi jauh lebih kecil Teknologi ini mengubah cara perusahaan memandang migrasi VM, dari proses yang berisiko menjadi langkah strategis yang aman dan efisien. Tren Industri: Multi-Hypervisor dan Platform Terpadu Saat ini, banyak perusahaan mulai mengadopsi strategi multi-hypervisor karena: Biaya lisensi yang semakin mahal Kekhawatiran vendor lock-in Adopsi hybrid cloud yang semakin cepat Kebutuhan menggabungkan VM dan container dalam satu platform Red Hat OpenShift Virtualization muncul sebagai solusi strategis karena menyediakan satu platform untuk VM dan container sekaligus. Namun, migrasi dari platform lama masih menjadi tantangan—hingga hadirnya MTV 2.9. Bagaimana Storage Offload Bekerja? Hitachi Vantara merancang mekanisme storage offload dengan memanfaatkan kemampuan internal VSP One Block Storage. Prosesnya secara sederhana adalah: Alat migrasi (Forklift/MTV) menginisiasi migrasi Proses penyalinan dan konversi disk dilakukan langsung di storage Data VM diubah menjadi Persistent Volume OpenShift VM diaktifkan kembali di OpenShift Virtualization Semua ini dilakukan tanpa membebani jaringan dan server. Manfaat Utama Storage Offload Beberapa manfaat utama yang bisa langsung dirasakan: Tanpa Ketergantungan Jaringan IP Data tetap berada di SAN, sehingga jaringan bebas untuk trafik aplikasi Menghemat Sumber Daya Server CPU dan memori tidak terbebani oleh proses migrasi Performa Hingga 10x Lebih Cepat Waktu migrasi berkurang hingga 90% Ini bukan peningkatan kecil, melainkan perubahan besar dalam migrasi VM skala enterprise. Inovasi Terbuka untuk Komunitas Menariknya, teknologi storage offload ini bersifat open-source dan terintegrasi langsung ke MTV 2.9. Artinya, bukan hanya pengguna Hitachi yang bisa memanfaatkannya, tetapi juga perusahaan dengan SAN eksternal lainnya. Hal ini menunjukkan komitmen Hitachi dan Red Hat dalam membangun ekosistem terbuka dan berkelanjutan. Apa Artinya bagi Organisasi Anda? Dengan MTV 2.9 dan storage offload migration, perusahaan mendapatkan: Migrasi lebih cepat dan minim downtime Gangguan ke sistem produksi yang jauh lebih kecil Percepatan adopsi platform modern VM + container Penghematan biaya operasional dan infrastruktur Ke depan, kemampuan memindahkan workload dalam hitungan menit—bukan hari—akan menjadi keunggulan kompetitif. Langkah Selanjutnya Untuk mempersiapkan diri, perusahaan dapat: Mengevaluasi VM yang siap dimigrasikan Mengkaji kemampuan storage yang dimiliki Menyelaraskan tim storage dan platform Mempersiapkan uji coba MTV 2.9 Dalam era modernisasi infrastruktur, setiap detik sangat berharga. Dengan storage offload migration, Anda memiliki lebih banyak waktu, fleksibilitas, dan kendali untuk melangkah lebih cepat ke masa depan. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan hitachivantara indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi hitachivantara.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More

Recent Posts

  • Cara Menghindari Biaya Tersembunyi Akibat Deployment Infrastruktur IT yang Lambat
  • Mengapa Zero Trust Storage dan Availability “Eight 9s” Kini Menjadi Kebutuhan Wajib
  • Mengapa Kolaborasi Strategis Menjadi Kunci Perkembangan Industrial AI
  • Bagaimana Strategi Data Membantu Perusahaan Meningkatkan Bisnis di Era Digital
  • Mewujudkan Agentic AI di Dunia Nyata dengan Hitachi iQ Studio dan NVIDIA Nemotron 3

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024

Categories

  • Blog

Hitachi Vantara Indonesia adalah bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Hitachi Vantara. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

Kontak Kami

PT iLogo Indonesia

AKR Tower – 9th Floor
Jl. Panjang no. 5, Kebon Jeruk
Jakarta Barat 11530 – Indonesia

  • hitachivantara@ilogoindonesia.id