PostgreSQL semakin banyak digunakan oleh perusahaan, baik skala kecil maupun besar. Beberapa perkiraan menunjukkan bahwa hingga 60% organisasi saat ini menggunakan PostgreSQL dalam berbagai bentuk. Bagi yang belum menggunakannya, ada banyak alasan kuat untuk mulai mempertimbangkan PostgreSQL. Sesuai dengan deskripsinya sendiri, PostgreSQL adalah database open-source bertipe object-relational yang sangat kuat. PostgreSQL menggunakan dan mengembangkan bahasa SQL, serta dilengkapi fitur-fitur canggih untuk menyimpan dan mengelola data dalam skala besar dengan aman. PostgreSQL pertama kali dikembangkan pada tahun 1986 sebagai bagian dari proyek POSTGRES di University of California, Berkeley, dan hingga kini telah dikembangkan secara aktif selama lebih dari 35 tahun. Awalnya, PostgreSQL banyak digunakan di lingkungan UKM (SMB). Namun seiring waktu, teknologi ini semakin dipercaya dan diadopsi oleh perusahaan besar (enterprise). Saat ini, PostgreSQL sering digunakan berdampingan dengan database tradisional, terutama untuk layanan web, analitik, dan aplikasi cloud-native. Dalam beberapa kasus, PostgreSQL digunakan sebagai database backend untuk website, aplikasi mobile, dan API. Di sisi lain, ada juga perusahaan yang menggunakannya untuk mendukung sistem ERP, CRM, dan otomasi workflow, di mana keamanan data, konsistensi, dan skalabilitas sangat penting. Manfaat dan Tantangan PostgreSQL PostgreSQL bisa diibaratkan sebagai pisau lipat serbaguna (Swiss Army knife) di dunia database open-source. Database ini fleksibel, bisa diandalkan, dan mampu menangani berbagai kebutuhan penyimpanan, pengolahan, serta pengambilan data untuk hampir semua jenis aplikasi. Namun, tetap ada tantangan yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah pertumbuhan data yang terus meningkat, terutama ketika sistem yang didukung PostgreSQL semakin kritikal bagi bisnis. Biasanya, data tersebar di berbagai lingkungan seperti on-premises, cloud, dan sistem terdistribusi. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini bisa menjadi rumit, mahal, dan berisiko dari sisi skalabilitas, pengelolaan, dan keamanan. Mengapa Anda Juga Membutuhkan “Toolbox” Storage Jika PostgreSQL adalah pisau serbaguna, maka sistem storage berkinerja tinggi dan sangat andal—seperti solusi dari Hitachi Vantara—adalah kotak peralatan (toolbox) yang menjaga semua alat tersebut tetap terorganisir, aman, dan siap digunakan. Bagi perusahaan yang menggunakan PostgreSQL, infrastruktur storage harus mampu: Diskalakan secara efisien untuk berbagai kebutuhan bisnis Menyederhanakan pengelolaan data PostgreSQL di lingkungan on-prem dan hybrid cloud Menambah kapasitas storage seiring pertumbuhan bisnis Melindungi data PostgreSQL agar selalu tersedia, aman, dan sesuai regulasi Walaupun PostgreSQL tidak memerlukan biaya lisensi karena bersifat open-source, perusahaan tetap harus menyiapkan infrastruktur yang tepat. Infrastruktur ini penting untuk memastikan akses data yang cepat, mendukung pertumbuhan bisnis, dan melindungi data penting dari kehilangan atau kerusakan. Hal-Hal Penting dalam Memilih Storage untuk PostgreSQL Bagi organisasi yang baru memulai atau ingin memperluas penggunaan PostgreSQL, berikut beberapa hal penting yang perlu diperhatikan saat memilih strategi storage on-prem atau hybrid cloud: 1. Performa dan Latensi Pastikan infrastruktur storage mampu memberikan akses data yang cepat dan latensi rendah, baik di lingkungan lokal maupun cloud. 2. Skalabilitas dan Fleksibilitas Pilih solusi yang dapat meningkatkan kapasitas dan performa dengan mudah, sesuai kebutuhan bisnis yang terus berkembang. 3. Keandalan dan Ketersediaan Fitur seperti replikasi, failover otomatis, dan snapshot sangat penting untuk memastikan sistem tetap berjalan tanpa gangguan. 4. Keamanan dan Kepatuhan Pastikan storage mendukung enkripsi data, kontrol akses, dan audit, baik untuk data yang disimpan di on-prem maupun cloud. 5. Backup, Recovery, dan Mobilitas Data Solusi yang baik harus mendukung backup cepat, snapshot, dan pemulihan data yang mudah ketika terjadi gangguan. Solusi PostgreSQL Tervalidasi dari Hitachi Vantara Hitachi Vantara menghadirkan solusi Integrated Systems for PostgreSQL yang sudah tervalidasi dan ditenagai oleh Hitachi Virtual Storage Platform One (VSP One) Block. Solusi ini bersifat ringkas, hemat biaya, dan terintegrasi, dirancang untuk memberikan performa tinggi dan latensi rendah di lingkungan PostgreSQL yang dinamis. Pilihan Tepat untuk Lingkungan PostgreSQL Anda Dengan dukungan VSP One, solusi ini menawarkan: Efisiensi biaya yang lebih baik Skalabilitas yang mulus seiring pertumbuhan data Keamanan data tingkat enterprise Solusi ini memungkinkan perusahaan memulai dari skala kecil, lalu meningkatkan kapasitas dan performa sesuai kebutuhan. VSP One Block juga mendukung berbagai lingkungan, mulai dari virtual, container, hingga bare metal. Fitur unggulan lainnya meliputi: Infrastruktur scalable dan optimal biaya Reduksi data real-time yang cerdas Observabilitas berbasis AI Sinkronisasi data antara cloud publik dan on-prem Keandalan tinggi dengan jaminan ketersediaan data 100% Toolbox Terbaik untuk PostgreSQL Anda Bagi organisasi yang mengadopsi atau memperluas PostgreSQL di lingkungan hybrid cloud, solusi VSP One Block dari Hitachi Vantara menjadi “toolbox” yang tepat untuk menjaga data tetap aman, terorganisir, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Hubungi perwakilan Hitachi Vantara Anda untuk mempelajari bagaimana solusi PostgreSQL ini dapat membantu membangun fondasi data yang kuat dan mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan hitachivantara indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi hitachivantara.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Month: January 2026
Logika Lakehouse: Mengapa Object Storage Menjadi Mesin Analitik Baru
Pada dasarnya, tujuan data analytics itu sangat sederhana: memberikan informasi yang tepat, di tempat yang tepat, pada waktu yang tepat — baik untuk manusia maupun untuk agen AI. Kedengarannya mudah. Namun, dalam praktiknya, hal ini selama bertahun-tahun sulit untuk diwujudkan. Kabar baiknya, dunia data analytics sedang berubah. Dengan munculnya arsitektur data lakehouse, format tabel terbuka, serta meningkatnya peran metadata (terutama di era GenAI), object storage kini berkembang menjadi platform analitik berkinerja tinggi, bukan sekadar tempat penyimpanan data. Mari kita bahas bagaimana evolusi ini terjadi, dan mengapa perubahan ini sangat penting. Dari Data Warehouse ke Data Lake hingga Lakehouse Beberapa dekade lalu, proses analitik data sangat bergantung pada data warehouse. Data harus diekstraksi, dibersihkan, dan dimasukkan ke dalam sistem terpusat. Proses ini memakan waktu lama dan sangat bergantung pada tim IT. Pengguna bisnis biasanya hanya memberikan kebutuhan, sementara: IT membangun sistem IT membuat laporan IT mengelola dashboard Kemudian muncul self-service BI, yang memungkinkan pengguna menganalisis data sendiri. Namun, akses tetap terbatas pada data yang sudah tersedia di data warehouse. Skema yang kaku dan waktu pengiriman yang lama masih menjadi hambatan. Seiring berkembangnya teknologi seperti Hadoop dan MapReduce, fokus beralih ke data lake. Data lake memungkinkan penyimpanan data dalam jumlah besar, baik terstruktur maupun tidak terstruktur. Data disebut sebagai “minyak baru”, dan siapa pun yang memiliki banyak data dianggap memiliki keunggulan kompetitif. Namun, masalah mulai muncul: Kualitas data kurang terjaga Tata kelola (governance) lemah Sulit menemukan dan memahami data Seperti minyak mentah, data juga perlu diproses dan dimurnikan agar bernilai. Inilah yang melahirkan konsep data lakehouse — gabungan fleksibilitas data lake dan keandalan data warehouse. Lakehouse memungkinkan data disimpan secara fleksibel, tetapi tetap mendukung transaksi, performa tinggi, dan analitik terstruktur. Untuk sementara, semuanya tampak ideal. Masuknya Object Storage Data lake umumnya dibangun di atas object storage. Teknologi ini unggul karena: Skalabel Hemat biaya Bisa menyimpan data terstruktur dan tidak terstruktur Namun, object storage juga memiliki kelemahan. Bahkan sering dijuluki “data swamp”, karena fokusnya hanya pada volume data, bukan kualitas. Beberapa tantangan utama: ROT data (Redundant, Obsolete, Trivial): data berlebihan, usang, atau tidak berguna Dark data: data tersimpan tetapi tidak pernah digunakan Kurangnya visibilitas tentang data apa yang ada dan bagaimana memanfaatkannya Agar object storage benar-benar bernilai untuk analitik, dibutuhkan: Metadata yang lebih kaya Tata kelola yang lebih baik Kemampuan query langsung Dan sekarang, solusi tersebut telah hadir. Dukungan Native S3 Table di VSP One Object VSP One Object dari Hitachi Vantara membawa object storage ke level berikutnya dengan dukungan native S3 Table. Ini merupakan yang pertama di industri untuk object storage on-premises. Apa artinya? Dengan dukungan native S3 Table: Anda bisa membuat dan mengelola tabel menggunakan API S3 Tables Data dapat dianalisis langsung menggunakan SQL Tidak perlu proses ETL yang rumit atau pemindahan data Ditambah lagi, VSP One Object sudah dilengkapi dengan: Apache Iceberg REST Catalog SQL engine tanpa konfigurasi rumit Layanan metadata canggih Hasilnya, object storage bukan lagi hanya tempat menyimpan data, tetapi menjadi fondasi utama untuk data lakehouse dan workload AI. Membuka Metadata untuk Analitik yang Lebih Cerdas Selain tabel, VSP One Object juga menghadirkan S3 metadata logging. Ketika fitur ini diaktifkan: Setiap aktivitas objek (dibuat, diubah, dihapus) dicatat Log disimpan sebagai S3 Table yang tidak bisa diubah Manfaatnya: Riwayat lengkap aktivitas data Metadata yang kaya dan bisa dianalisis Integrasi langsung dengan Iceberg dan SQL engine Kini, organisasi dapat menganalisis data dan metadata menggunakan alat yang sama. Ini meningkatkan: Tata kelola data Transparansi Performa analitik Solusi Object Storage yang Tepat di Waktu yang Tepat Organisasi saat ini dituntut untuk: Mengolah data lebih cepat Mendukung AI dan machine learning Mengelola pertumbuhan data yang masif Infrastruktur yang digunakan menjadi faktor penentu. VSP One Object dirancang khusus untuk kebutuhan ini. Ia mengubah object storage tradisional menjadi platform cerdas berperforma tinggi yang siap untuk analitik modern dan AI. Keunggulan utamanya: Dukungan native S3 Table Metadata dan intelligence bawaan Optimal untuk AI dan lakehouse Sederhana, cepat, dan skalabel Kesimpulan VSP One Object bukan sekadar storage. Ia adalah enabler strategis yang membantu organisasi memaksimalkan nilai data mereka — baik data terstruktur maupun tidak terstruktur, data lama maupun real-time, data dari manusia maupun mesin. Di era analitik modern dan GenAI, object storage telah berevolusi menjadi mesin analitik baru. Dan VSP One Object hadir sebagai solusi yang tepat di saat yang tepat. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan hitachivantara indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi hitachivantara.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!